Ruang makan adalah ruang untuk makan, biasanya berdekatan dengan dapur. Ruang makan yang khas akan berisi meja makan dengan empat, enam atau delapan kursi rotan, atau kursi berlapis kulit atau kain, disusun di sepanjang sisi dan ujung meja. Meja makan hadir dalam berbagai bentuk, bulat, oval, persegi panjang, bergalur, trestle, alas tunggal atau ganda, dengan permukaan meja dari kayu, marmer atau kaca. Furnitur ruang makan datang dalam gaya yang berbeda, dari pedesaan, modern, negara, tradisional hingga kontemporer. Lemari-lemari Cina, kandang, kursi bar, lemari antik, buffet, dan brewok juga merupakan bagian penting dari perabot ruang makan.

Sekarang, mari kita lihat daftar singkat istilah furnitur ruang makan yang mungkin tidak Anda mengerti.

  • Bar Stool – Bangku sempit dan tinggi dengan sandaran kaki, dirancang untuk tempat duduk di bar.
  • Prasmanan – Bufet digunakan untuk menawarkan hidangan makanan untuk tamu.
  • Kabinet – Sebuah perabot berbentuk kotak yang biasanya terbuat dari kayu, digunakan untuk penyimpanan.
  • Kontemporer – Gaya furnitur ini menggabungkan tren terbaru dalam mode rumah dengan gaya furnitur dari masa lalu.
  • Negara – Gaya furnitur kasual, sering menampilkan alam dan motif nostalgia.
  • Cupboard – Jenis lemari yang terbuat dari kayu, digunakan untuk menyimpan benda-benda rumah tangga.
  • Curio – Lemari display kaca dengan rangka kayu atau logam.
  • Hutch – Serangkaian rak atau lemari yang ditempatkan di atas unit yang lebih rendah dengan meja dan laci.
  • Rotan – Spesies pohon palem asli daerah tropis, digunakan untuk membuat furnitur.
  • Rustic – Gaya furnitur ini termasuk desain Meksiko barat daya dan kolonial, dan tampilan dari adirondacks dan barat laut.
  • Bufet – Satu set lemari atau lemari dan laci yang digunakan untuk menyajikan makanan dan menampilkan piring saji.
  • Tradisional – Gaya furnitur ini termasuk potongan antik asli dan reproduksi kualitas barang antik.