Langkah Satu: Kumpulkan informasi. Tuliskan sebanyak mungkin catatan pribadi tentang almarhum. Lihatlah foto. Membalik-balik album foto dapat mengingatkan Anda tentang kualitas dan kenangan penting dari orang yang meninggal. Jawab beberapa pertanyaan: Apa yang membuat orang yang Anda cintai benar-benar bahagia? Apa yang mengilhami Anda untuk menulis pidato ini? Apa gairah yang Anda cintai? Apa yang paling Anda ingat tentang orang ini? Perlu diingat bahwa pidato bukanlah biografi tetapi lebih banyak pemikiran dan ingatan pribadi Anda dari sudut pandang Anda. Anda mungkin ingin bertanya kepada rekan kerja, teman dan orang lain untuk kisah dan kenangan mereka. Anda harus melihat beberapa pengulangan dalam catatan Anda dan ini akan mengarah ke tema utama.

Langkah Kedua: Mulai mengatur konten Anda. Buat garis besar pidato dalam langkah-langkah ini:

I. Awal untuk menetapkan tema Anda.

II. Bagian tengah untuk membangun tema Anda dengan kisah-kisah pribadi, informasi, kutipan, komentar, ucapan, puisi, dan konten lainnya. Informasi ini harus menjadi 90% dari pidato itu.

AKU AKU AKU. Kesimpulan singkat untuk meringkas pemikiran Anda dan menyatakan kembali tema Anda.

Langkah Tiga: Kerjakan lebih dulu pada bagian tengah (Bagian II). Setelah Anda memiliki bagian ini, permulaan dan ringkasannya akan mudah. Kembangkan garis besar dengan mengelompokkan tema-tema serupa dari catatan Anda dari Langkah 1. Misalnya, Anda mungkin ingin mengumpulkan semua pencapaian bersama. Gabungkan komentar tentang filosofi kehidupan almarhum seseorang.

Langkah Empat: Mengatur kesimpulan (Bagian III). Sebuah kesimpulan mengingatkan para pendengar tema dan menanamkan perasaan kuat yang Anda miliki tentang kehilangan itu. Kuncinya adalah menyimpulkan secara efektif dan cepat.

Berikut ini contohnya:

"Kita semua akan kehilangan selera humor Jackie, bakatnya untuk mengetahui apa yang benar-benar penting dalam hidup dan kue-kue cokelatnya yang terkenal" (sedikit humor tidak menyakiti asalkan itu tidak menyinggung siapa pun).

"Teladannya hidup sebagai inspirasi bagi kita semua untuk mengikuti."

Langkah Kelima: Tuliskan awal pidato (Bagian 1). Ini biasanya dimulai dengan pengambil perhatian. Ini akan mengatur tema dan bisa dalam bentuk cerita pendek, puisi, pepatah, lirik lagu. Ini akan memperkenalkan tujuan dan tema yang Anda gunakan saat memulai proses.

Langkah Enam: Poles itu. Taruhan terbaik Anda adalah meninggalkannya selama beberapa jam atau semalaman jika memungkinkan. Mengerjakannya sehingga terdengar seperti percakapan. Anda ingin berbicara dengan audiens sealam mungkin.

Kiat-kiat utama:

  • Singkatnya, 4-8 menit, 3-7 halaman yang diketik.
  • Ketikkan menggunakan tipe 14 pt sehingga mudah dibaca.
  • Panjang kalimat bervariasi.
  • Beri nomor halaman.
  • Latihlah pidato itu dengan keras dan gunakan waktu sendiri.
  • Baca untuk teman dan keluarga dan dapatkan tanggapan mereka. Edit bila perlu.
  • Jaga isinya agar tetap enak dan tetap positif.
  • Langkah Tujuh: Menyampaikan pidato. Sementara biasanya pembicara tidak membaca kata demi kata, karena Anda lebih dari mungkin akan emosional, jangan takut untuk membaca kata demi kata. Dengan cara ini Anda tidak akan meninggalkan poin penting apa pun yang Anda atau orang lain inginkan katakan.

    Jika membuat kontak mata dengan anggota audiens akan membuat Anda emosional, coba dan perhatikan halaman atau lihat dari atas penonton ke bagian belakang ruangan.

    Jangan ragu untuk berhenti, tarik napas dalam-dalam dan minum air. Semua orang akan mengerti. Mereka secara emosional juga bingung.

    Bicaralah sealami mungkin seperti Anda memberi tahu seseorang tentang orang yang Anda cintai. Bicaralah. Sangat penting bahwa Anda berbicara dengan jelas dan keras sehingga semua orang dapat mendengar Anda.

    Simpanlah pidato tertulis sebagai kenang-kenangan. Anda dapat menambahkannya ke dada kenang-kenangan Anda dan membagikannya dengan orang lain yang mungkin menginginkan salinannya.

    Dengan mengikuti langkah-langkah ini, menulis dan menyampaikan pidato akan menjadi kurang stres dan lebih banyak proses penyembuhan.